Puisi - Senja , Jingga , Biru , Hujan dan Pelangi



 Hai Senja

Aku merindukanmu

Sudah lama kita tidak berjumpa, atau lebih tepatnya aku tidak pernah menemuimu lagi

Jarang sudah aku membuka jendela kamarku untuk melihatmu


Hai Senja

Mengapa warnamu begitu indah, dan mengapa keindahan mu hanya sementara

Tapi sementaramu itu banyak membuat orang bahagia

Banyak yang telah kau temani

Walau hadirmu sementara kamu telah membuka gelap malam serta ditemani gemerlap bintang-bintang dan bulan


Hai jingga

Hadirmu ada setelah senja dan gelap malam telah berlalu

Hadirmu juga banyak ditunggu-tunggu

Hadirmu membuka hari-hari baru para mereka yang akan melangkahkan kaki untuk melakukan aktifitas mereka


Hai jingga

Mengapa kau hanya sementara juga sama seperti senja

Namun hadir yang sementara itu pun sangat berarti

Menemani langkah serta di selimuti sejuknya embun pagi


Hai biru

Kini kamu menggantikan tugas senja dan jingga

Kini kamu yang mewarnai dan menenami segala aktifitas kami

Tanpa adanya kamu mungkin hari-hari ini tidak terasa lengkap


Hai hujan

Terkadang hadirmu menimbulkan cacian dari mereka yang tidak bersyukur

Dan tidak terkadang pula, hadirmu membawa kebahagiaan kepada mereka yang menantikanmu

Hadirmu membawa anugrah kepada kami


Hai hujan

Kini aku menjadi sepertimu

Hadirku mungkin telah membawa hal buruk kepada seseorang

Kini aku juga ingin sepertimu, karna hadirmu juga bisa membawa kebahagiaan kepada banyak orang


Hai hujan

Terkadang kamu membuatku terasa iri

Karena setelah hadirmu berlalu, kamu menghadirkan pelangi yang sangat indah

Sebab itu orang-orang yang tadinya murung karenamu, mereka menjadi sangat bahagia karna pelangi setelahmu

Dan mereka yang sudah bahagia karena hadirmu, menjadi semakin bahagia karena pelangi itu

Aku ingin seperti itu, walau aku terlihat sangat buruk aku ingin bisa membuka senyum mereka padaku

No comments