Cerpen - Kisah Sepasang Kekasih


disuatu ketika ada sepasang suami istri
istri sepulang dari kantor yang di antar dengan orang lain
suami hanya melihat dengan wajah senyum
ketika di tegur , istrinya marah-marah
keesokan harinya, sang suami bertanya kepada istrinya “itu siapa?”
istri hanya diam, beberapa waktu istri berbicara “bang , maaf sepertinya kita harus pisah” berbicara dengan lembut
sang suami bertanya “kenapa dek?” , istri pun menjawab “sepertinya kita sekarang beda”
suami tersenyum dan berkata “akan kupenuhi permintaanmu, tapi apakah aku boleh meminta suatu hal?”
istri bertanya “apa itu bang?” , suami menjawab “kupenuhi permintaanmu,tetapi setelah anak kita selesai mengikuti ujian sekolah”
istri berkata “baiklah” , suami bertanya lagi “apa kuboleh minta satu hal lagi?”
istri bertanya “apa?” , suami berkata “selama sampai anak kita selesai ujian apakah kamu mau bersikap seperti biasanya?”
“iya baiklah” kata sang istri menyaut dengan gugup.
hari pertama anak mereka ujian , pada sarapan sebelum anaknya berangkat sekolah dan istrinya berangkat kerja, mereka bergandengan tangan dan istri memeluk suami dengan gugup.
pasangan itu berpelukan sampai anaknya di jemput mobil jemputan sekolahnya.
setelah anaknya sekolah , sang istri di jemput toni(kekasih sang istri) , sang suami hanya melihat dari jendela dengan wajah sedih.
hari kedua , masih sama mereka berpelukan dengan gugup.
dan hari ketiga , rasa gugup sudah mulai berkurang karna sudah terbiasa kembali.
hari ke empat , rasa gugup berkurang rasanya rasa kasih dan cinta tumbuh kembali di hati sang istri
hari kelima, sang istri tidak gugup lagi memeluk suaminya, dan anknya berkata “ayah dan ibu sangat mesra hari ini”
mereka tersenyum dan mengelus kepala anaknya.
hari keenam hari terakhir anaknya ujian, mereka tidak melakukan itu.
sang isti bertemu dengan toni , sang istri berkata kepada toni “sepertinya aku akan membatalkan rencana pernikahan kita, dan rencana perceraian ku dengan suamiku”
toni bertanya “mengapa?” , istri menjawab ” sepertinya kami terlewatkan 1 hal selama ini, rasa saling tulus , rasa saling ingin bersama”
toni pun diam, dan istri pulang kerumah dengan tergesa-gesa .
sesampai dirumah , rumah kosong tidak ada orang, dan istri masuk kekamar dan melihat sang suami terbaring dan diam dengan memegang selembar kertas surat di tangannya.
sang suami meninggal karena sakit kangker yang di deritanya , dan dia hanya diam tidak memberi tahu sang istri.
dalam surat itu berisi
“sayang terima kasih telah menemaniku selama ini, terima kasih telah menyayangiku selama ini,
sayang aku sangan menyayangimu dan mencintaimu, aku menderita sakit sudah lama, tetapi aku tidak tega untuk memberi tahumu
karna aku tidak ingin kamu merasa sedih karnaku, jaga anak kita, rawat dia, sayangi dia”

CINTA BUKAN HANYA MERASAKAN APA YANG INGIN DIRI SENDIRI RASAKAN SAJA
TAPI CINTA ITU MERASAKAN APA YANG HARUS DIRASAKAN BERSAMA.
CINTA BANYAK HAL YANG TERJADI, BERPINDAH HATI HILANG RASA CINTA.
TETAPI COBA FIKIRKAN DAN RASAKAN APA YANG BELUM KALIAN RASAKAN BERSAMA, DAN COBALAH BERKATA UNTUK SALING MERASAKAN HAL ITU.
DAN JANGAN MENCINTAI MENGGUNAKAN EGOIS ATAU KEHENDAK DIRI SENDIRI.
JALANI CINTA YANG SEDANG BERJALAN , AKAN PERIH KEHILANGAN JIKA ANDA SUDAH SANGAT MENCINTAI ORANG TERSEBUT TETAPI SEBELUMNYA ANDA HANYA MENGABAIKANYA.

5 comments